15 Korban Kecelakaan Bus di Tol Waru Utama Masih Dirawat, Enam Jalani Perawatan IntensifPetugas mengevakuasi korban dan menormalkan arus lalu lintas setelah bus kuning terguling di Gerbang Tol Waru Utama, Rabu malam.(Foto ilustrasi)

15 Korban Kecelakaan Bus di Tol Waru Utama Masih Dirawat, Enam Jalani Perawatan Intensif

Sidoarjo  — Sebanyak 15 korban kecelakaan bus tunggal di Gerbang Tol Waru Utama pada Rabu (11/2/2026) malam dilarikan ke RS Delta Surya Sidoarjo. Hingga Kamis (12/2/2026) siang, sebagian korban masih menjalani perawatan medis, sementara satu orang dilaporkan menolak untuk dirawat.

Nurul, Tim Humas RS Delta Surya Sidoarjo, mengatakan para korban dibawa ke rumah sakit oleh petugas Jasa Marga bersama kepolisian tak lama setelah kejadian. 

“Dari 15 korban yang dibawa ke rumah sakit kami, satu di antaranya menolak untuk dirawat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis siang.

Ia menjelaskan, enam korban harus mendapatkan penanganan lebih intensif karena mengalami luka cukup berat. Mayoritas korban mengalami luka terbuka akibat benturan keras saat bus terguling. Selain itu, beberapa korban juga mengalami patah tulang, cedera otak ringan, hingga trauma pada bagian dada dan perut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendataan identitas korban. Informasi sementara menyebutkan sebagian besar penumpang merupakan warga Jawa Tengah.

Sebelumnya, sebuah bus berwarna kuning mengalami kecelakaan tunggal di Gerbang Tol Waru Utama sekitar pukul 23.03 WIB. Bus dilaporkan sempat naik ke trotoar gerbang tol sebelum akhirnya terguling.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh pendengar Radio Suara Surabaya yang melintas di lokasi. Petugas kemudian tiba sekitar pukul 23.58 WIB dengan membawa kendaraan derek untuk mengevakuasi bus. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat tersendat, namun kembali normal setelah proses evakuasi selesai. (alr)