BNPB: 914 Orang Meninggal, 389 Masih Hilang Akibat Banjir SumatraBNPB: 914 Orang Meninggal, 389 Masih Hilang Akibat Banjir Sumatra

BNPB: 914 Orang Meninggal, 389 Masih Hilang Akibat Banjir Sumatra

Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali menyampaikan pembaruan data korban banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Informasi terbaru ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., dalam konferensi pers bertajuk Update Penanganan Bencana Banjir dan Longsor pada Sabtu (6/12/2025) pukul 17.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, Abdul Muhari mengungkapkan tingginya jumlah korban jiwa yang terus bertambah sejak bencana terjadi. Hingga Jumat (6/12/2025), tercatat 914 orang meninggal dunia di tiga provinsi terdampak.

“Total korban meninggal dunia per hari ini telah mencapai 914 jiwa dari tiga provinsi terdampak,” ujar Abdul Muhari dalam siaran daring.

Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan masih ada 389 orang yang dinyatakan hilang. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di sejumlah titik lokasi bencana.

Secara rinci, Provinsi Aceh mencatat jumlah korban tewas tertinggi, yaitu 359 orang. Kemudian disusul Sumatra Utara dengan 329 korban meninggal, sementara di Sumatra Barat tercatat 226 orang kehilangan nyawa akibat banjir dan longsor parah yang melanda wilayah tersebut.

Abdul Muhari menegaskan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung intensif, mengingat masih banyaknya laporan warga yang belum ditemukan.(ref)