Evakuasi Dramatis di Jembatan Rel Pasuruan, Pria 26 Tahun Tewas Tertabrak Kereta ApiMedan yang cukup berbahaya serta posisi korban yang berada tepat di atas jembatan rel membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati

Evakuasi Dramatis di Jembatan Rel Pasuruan, Pria 26 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api

Pasuruan ,- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban kecelakaan kereta api yang tersangkut di atas jembatan rel kawasan Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (24/5/2026) pagi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena tim hanya memiliki waktu kurang dari 30 menit sebelum kereta berikutnya melintas.

Korban diketahui bernama Mukhammad Nasrulloh (26), warga Pucang Pendowo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai diduga tertabrak kereta api di atas jembatan rel.

Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya sekitar pukul 07.50 WIB dari pelapor bernama Edi. Berdasarkan laporan tersebut, korban telah terlihat tersangkut di area jembatan rel sejak pukul 05.30 WIB.

Sebelum kejadian nahas itu terjadi, korban disebut sempat mondar-mandir di sekitar perlintasan kereta api sejak tengah malam.

Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Surabaya bersama Unit Siaga SAR Malang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan dan evakuasi. Setibanya di lokasi, petugas segera berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan briefing guna mempercepat penanganan korban.


Medan yang cukup berbahaya serta posisi korban yang berada tepat di atas jembatan rel membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Tim SAR kemudian menggunakan teknik lowering untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 09.53 WIB dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Purwodadi untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit P. H., mengapresiasi seluruh personel SAR gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Proses evakuasi berjalan lancar meskipun medan cukup berisiko karena posisi korban berada di atas jembatan rel kereta api. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja cepat, sigap, dan tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.

Operasi SAR resmi ditutup sekitar pukul 10.30 WIB setelah seluruh unsur gabungan melaksanakan debriefing. Adapun personel yang terlibat dalam proses evakuasi di antaranya Kantor SAR Surabaya, Unit Siaga SAR Malang, Polsek Lawang, petugas Daop, Puskesmas Purwodadi, hingga relawan SAR lainnya.(alr)