Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali Maju Pesat, Buritan dan Kamar Mesin Berhasil DiangkatDetik-Detik Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya: Buritan dan Mesin Kapal Akhirnya Terangkat (Foto Ilustrasi)

Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali Maju Pesat, Buritan dan Kamar Mesin Berhasil Diangkat

Banyuwangi – Proses evakuasi bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari ketujuh pelaksanaan evakuasi, tim berhasil mengangkat sejumlah bagian penting kapal ke permukaan laut.

Berdasarkan pemantauan visual dari pihak pelaksana, PT Buto, bagian buritan serta lambung kamar mesin kapal kini sudah berada di permukaan. Progres ini dinilai menjadi tahap penting dalam rangkaian pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di perairan selatan Banyuwangi tersebut.

Perwakilan PT Buto, Jonathan Chandra, mengatakan sejak proses evakuasi dimulai pada Senin (26/1), tim telah berhasil mengangkat beberapa bagian kapal. Selain struktur utama, tiga unit truk yang ikut tenggelam bersama kapal juga berhasil dievakuasi, meski kondisinya sudah rusak parah, terutama di bagian bawah.

“Beberapa bagian sudah terangkat, termasuk tiga truk muatan. Lambung kamar mesin dan anjungan tempat kendaraan juga sudah berhasil kami angkat,” ujarnya.

Jonathan menjelaskan, proses pengangkatan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kondisi teknis di lapangan. Tantangan utama berasal dari cuaca laut yang kurang bersahabat, dengan arus yang kuat serta gelombang yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan cepat. Karena itu, PT Buto memperkirakan rangkaian pengangkatan bangkai kapal masih akan berlangsung sekitar dua pekan ke depan.

Dalam setiap tahap, tim evakuasi terlebih dahulu melakukan pemetaan bangkai kapal di dasar laut menggunakan teknologi sonar. Metode ini digunakan untuk mengetahui posisi dan struktur kapal, sekaligus menentukan bagian mana yang perlu dipotong sebelum diangkat ke permukaan. (alr)