Yogyakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa (17/2/2026) petang memicu banjir bandang disertai tanah longsor di sejumlah titik. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan rumah warga dan memaksa puluhan orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, membenarkan adanya bencana tersebut.
“Benar ada longsor dan sejumlah warga mengungsi,” kata Edy Winarta saat dihubungi wartawan, Selasa malam.
Data sementara BPBD Gunungkidul mencatat banjir yang memicu longsor terjadi di Padukuhan Jono dan Banteng Wareng di Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen. Selain itu, bencana juga dilaporkan melanda Padukuhan Suru sebanyak tiga lokasi, Desa Beji empat titik, Desa Semin dua titik, serta Desa Jurangjero dua titik.
Video arus banjir berwarna coklat yang mengalir deras di tengah permukiman warga sempat beredar luas di media sosial. Air terlihat membawa bebatuan dan material lain hingga merusak jalan serta fasilitas lingkungan.
Edy menyebutkan, hingga kini terdapat dua lokasi pengungsian, yakni di Kalurahan Tancep dan Balai Padukuhan Wonosari di Kalurahan Jurangjero. Total ada 25 warga yang mengungsi.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.
BPBD juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan, matras, dan selimut bagi warga terdampak. “Untuk tambahan bantuan nanti menunggu perkembangan di lokasi,” ucap Edy.
Sementara itu, Kasi Pencegahan, Kesiapsiagaan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Gunungkidul, Agus Wibowo, mengatakan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Selain itu, akses jalan di Padukuhan Jono dilaporkan rusak cukup parah sehingga menghambat mobilitas warga.
Petugas BPBD bersama relawan masih melakukan pendataan kerusakan serta memantau kondisi cuaca. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan deras yang berpotensi memicu bencana susulan di wilayah Gunungkidul. (bal)
Arus banjir berwarna coklat menerjang permukiman warga di Gunungkidul setelah hujan deras mengguyur wilayah DIY. Puluhan warga mengungsi.(Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!