Kontribusi Program Makan Bergizi Gratis, Brigjen Dekananto Dianugerahi Penghargaan NegaraPresiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono.

Kontribusi Program Makan Bergizi Gratis, Brigjen Dekananto Dianugerahi Penghargaan Negara

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat Polri dan tokoh masyarakat yang berperan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Penganugerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis (SPMBG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri pada Jumat (13/2/2026). Penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Bintang Jasa dan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Satyalancana Wira Karya.

Tanda kehormatan diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa, dedikasi, serta kontribusi nyata para penerima dalam mendukung kebijakan nasional di bidang gizi, ketahanan pangan, dan pelayanan publik. Selain pejabat Polri, sejumlah tokoh masyarakat dan pihak terkait juga masuk dalam daftar penerima.

Beberapa pejabat yang menerima Bintang Jasa di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional Dr. Ir. Dadan Hindayana untuk kategori Bintang Jasa Utama, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo untuk Bintang Jasa Pratama, serta sejumlah pejabat tinggi Polri lainnya yang menerima Bintang Jasa Nararya.

Sementara itu, penerima Satyalancana Wira Karya berasal dari berbagai jajaran, mulai dari kapolda, pejabat utama Polri, hingga tokoh masyarakat sektor pangan. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono yang saat ini menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Di lingkungan Polri, Dekananto dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang intelijen dan keamanan. Sebelum menjabat Wakapolda Metro Jaya, ia bertugas sebagai Direktur Politik Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri sejak Mei 2025. Perwira tinggi kelahiran Bojonegoro ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994.

Bagi masyarakat Jawa Timur, nama Dekananto tidak asing. Ia pernah dikenal karena perannya menyatukan suporter sepak bola serta menggagas pembongkaran ratusan tugu perguruan silat yang dianggap memicu konflik. Tercatat, sekitar 686 tugu silat dibongkar dan diganti menjadi Tugu Pancasila untuk meredam potensi gesekan antarperguruan.

Program tersebut mendapat dukungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur dan mulai dijalankan pada 26 Juni 2023. Selain itu, pada November 2023, Dekananto juga memfasilitasi pertemuan sejumlah elemen suporter di Jawa Timur yang berujung pada deklarasi damai menjelang perhelatan Piala Dunia U-17 di Surabaya.

Pemerintah menilai penganugerahan tanda kehormatan ini sebagai bentuk transparansi sekaligus apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan program pemenuhan gizi nasional serta memperkuat pelayanan publik yang profesional dan akuntabel. (alr)