Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Surabaya Tinggalkan Istri yang Segera Melahirkan Anak KeduaSri Indratmo diketahui telah memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku PAUD

Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Surabaya Tinggalkan Istri yang Segera Melahirkan Anak Kedua

Surabaya ,- Kisah pilu menyelimuti keluarga korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura. Salah satu korban diketahui merupakan warga Surabaya yang meninggalkan istri yang sedang menanti kelahiran anak kedua mereka.

Korban bernama Sri Indratmo Wijaya (47), warga Jalan Banyu Urip Lor IV, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Pria asal Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu sedang menjalankan pekerjaannya sebagai sopir truk pengangkut plat baja dari Surabaya menuju Sulawesi saat insiden terjadi.

Kakak kandung korban, Wisnu (49), mengatakan keluarga pertama kali mengetahui kabar adiknya menjadi korban setelah menerima informasi dari grup WhatsApp keluarga yang kemudian diteruskan oleh kerabat di kampung halaman.

"Kami asal Pati. Ada yang tahu sanak saudara, lalu kabarnya masuk ke desa, orang desa menyampaikan ke kami. Dia tinggal di Banyu Urip, Surabaya. Istrinya yang sekarang tinggal di sana dan sekitar dua minggu lagi rencananya akan melahirkan lewat operasi sesar," ujar Wisnu, Senin (3/8).

Menurut Wisnu, Sri Indratmo berangkat mengemudikan truk bersama lima armada lainnya untuk mengantarkan muatan plat baja ke Sulawesi. Keberangkatan itu dilakukan sehari setelah korban pulang dari perjalanan kerja di Jakarta. Ia mengungkapkan, istri korban sempat memiliki firasat buruk dan meminta suaminya menunda keberangkatan.

"Kata istrinya, beberapa hari terakhir sering ada halangan. Bahkan sempat bilang, 'Mas, jangan berangkat dulu.' Tapi karena pekerjaan, adik saya tetap berangkat," tuturnya.

Sri Indratmo diketahui telah memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku PAUD dari pernikahannya dengan sang istri, Nadia. Dalam waktu dekat, keluarga mereka seharusnya menyambut kelahiran anak kedua.
Wisnu mengenang adiknya sebagai sosok yang ramah, humoris, dan selalu membawa suasana ceria di tengah keluarga.

"Dia orangnya suka bercanda. Memang jarang bertemu karena tinggal berjauhan, tapi di WhatsApp selalu aktif. Saya bikin status, dia pasti komentar atau kirim stiker lucu," kenangnya.(alr)