Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5 persen masih belum cukup untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Menurutnya, laju pertumbuhan harus ditingkatkan hingga minimal 8 persen, bahkan idealnya mendekati 10 persen.
Hal itu disampaikan Purbaya saat menghadiri acara wisuda di Universitas Indonesia pada Sabtu (14/2/2026). Ia mengatakan target pertumbuhan 8 persen yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto memang sempat diragukan banyak pihak, namun angka tersebut dinilai sebagai syarat penting menuju status negara maju.
“Selama ini Indonesia sudah lama berada di kisaran 5 persen. Kelihatannya stabil, tetapi belum cukup untuk mendorong lompatan besar,” ujarnya.
Purbaya menjelaskan, pertumbuhan ekonomi minimal 6,7 persen hingga 7 persen dibutuhkan untuk menyerap tenaga kerja baru yang setiap tahun memasuki usia produktif. Karena itu, pemerintah ingin keluar dari pola pertumbuhan lama dan mendorong mesin ekonomi baru, salah satunya melalui peran sumber daya manusia muda dan lulusan perguruan tinggi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kondisi ekonomi global diproyeksikan stagnan di kisaran 3 persen pada 2026. Meski demikian, Indonesia masih mencatat pertumbuhan ekonomi yang relatif kuat.
Pada kuartal IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut didukung konsumsi rumah tangga yang naik 4,98 persen, investasi tumbuh 5,09 persen, serta lonjakan belanja modal pemerintah hingga 44,2 persen di akhir tahun.
Secara keseluruhan, belanja pemerintah pada kuartal IV meningkat 4,55 persen dan membantu menahan dampak perlambatan ekonomi global. Airlangga juga menyebut pertumbuhan Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di kelompok negara G20, berada di posisi kedua setelah India yang mencatat 7,4 persen.
Pemerintah optimistis ekonomi domestik masih memiliki ruang untuk berkembang. Berbagai kebijakan jangka menengah pun disiapkan guna mendorong pertumbuhan menuju target 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. (ref)
Purbaya menilai ekonomi Indonesia perlu tumbuh hingga 8–10 persen demi mengejar status negara maju.(Foto Istimewa/dok kemenku RI) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!