DEPOK – Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti teror ancaman bom yang diterima sejumlah sekolah di Kota Depok. Total ada 10 sekolah yang mendapatkan pesan ancaman melalui surat elektronik (email) pada
BALI – Selebgram Donna Fabiola harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap aparat kepolisian di kawasan Kuta Utara, Bali. Ia diamankan karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba yang rencananya akan diedarkan
SURABAYA – Upaya penyelundupan bawang bombay ilegal berskala besar berhasil dibongkar Polda Jawa Timur. Sebanyak 72 ton bawang bombay impor tanpa izin yang disamarkan sebagai muatan cangkang sawit diamankan di
SURABAYA - Polda Jawa Timur terus mengusut kasus pembunuhan Faradila Amelia Najwa, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kasus ini melibatkan seorang oknum anggota kepolisian dan masih dalam
JAKARTA — Polisi membongkar praktik klinik aborsi ilegal di apartemen Jakarta Timur yang telah beroperasi selama dua tahun. Sindikat ini diketahui telah menangani 361 pasien sejak 2023 dengan total keuntungan
PROBOLINGGO — Kasus kematian Faradila Amalia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mulai menemukan titik terang. Korban yang sebelumnya ditemukan
Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak memusnahkan ribuan barang bukti dari berbagai kasus tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap. Pemusnahan dilakukan pada 25 November 2025 dan dipimpin langsung
Surabaya – Persidangan dugaan korupsi terkait pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Ngawi kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya. Dua orang terdakwa, yakni anggota DPRD
Surabaya — Anggota Ditsamapta Polda Jawa Timur menyergap tujuh pemuda yang diduga bagian dari kelompok gangster. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita empat bilah senjata tajam yang dibawa para pelaku.Penangkapan
Surabaya – Empat pria asal Madura kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya terkait kasus penyelundupan rokok ilegal. Mereka adalah Ach. Fauzi, Hasanuddin, Abdur Rosid, dan Moh. Zali. Keempatnya didakwa