Cuaca Ekstrem Jatim Meningkat, SAR Surabaya Siaga 24 Jam Antisipasi Kapal Tenggelam dan Kecelakaan LKantor SAR Surabaya Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

Cuaca Ekstrem Jatim Meningkat, SAR Surabaya Siaga 24 Jam Antisipasi Kapal Tenggelam dan Kecelakaan L

Surabaya – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memastikan seluruh personel dan alat utama (alut) dalam kondisi siaga penuh untuk menghadapi potensi kedaruratan akibat cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menegaskan kesiapsiagaan dilakukan tanpa henti sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kecelakaan, khususnya di kawasan perairan utara Jatim yang rawan gelombang tinggi.

“Seluruh personel dan peralatan kami siaga 24 jam, baik saat cuaca buruk maupun kondisi normal. Ini sebagai upaya mengantisipasi potensi kecelakaan yang meningkat akibat cuaca ekstrem,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, musim hujan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu membuat potensi insiden seperti kapal tenggelam maupun hilang kontak semakin tinggi. Untuk itu, SAR Surabaya telah menyiapkan sejumlah armada kapal guna mendukung operasi pencarian dan penyelamatan jika sewaktu-waktu terjadi kedaruratan.

“Wilayah perairan utara Jawa Timur menjadi perhatian khusus karena risiko kejadian cukup tinggi, sehingga kami menyiapkan kapal dan tim yang siap bergerak cepat,” katanya.

Selain menyiagakan personel dan armada, pihaknya juga memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk Kepolisian Perairan (Polair) dan TNI Angkatan Laut. Menurut Nanang, komunikasi yang intensif sangat penting agar proses penanganan darurat dapat berjalan lebih efektif dan cepat.

Tidak hanya fokus pada dampak cuaca ekstrem, SAR Surabaya juga mulai mempersiapkan langkah khusus menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan pengawasan akan difokuskan di sejumlah destinasi wisata serta wilayah yang dinilai rawan kecelakaan.

“Kami siap menerjunkan personel tambahan hingga mendirikan posko siaga selama masa libur Lebaran, agar penanganan kedaruratan bisa berjalan optimal dan masyarakat merasa lebih aman,” tegasnya.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut, SAR Surabaya berharap mampu memberikan respons cepat terhadap setiap potensi bencana maupun kecelakaan di wilayah Jawa Timur, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu. (alr)