KNKT Ungkap Isi Black Box Pesawat ATR 42-500: Rekam 4 Jalur Suara dan 88 Data PenerbanganBlack Box ATR 42-500 Dibuka, KNKT Ungkap 4 Rekaman Suara Penting (Foto Ilustrasi)

KNKT Ungkap Isi Black Box Pesawat ATR 42-500: Rekam 4 Jalur Suara dan 88 Data Penerbangan

Makasar - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menerima dan mulai menganalisis black box pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang mengalami kecelakaan di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan bahwa keberadaan black box menjadi kunci utama untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Menurutnya, investigasi dilakukan berdasarkan data dan rekaman, bukan sekadar perkiraan.

Black box pesawat terdiri dari dua perangkat utama, yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). CVR merekam suara di dalam kokpit melalui empat channel berbeda.

Channel pertama berisi komunikasi antara pilot dan petugas pengawas lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC). Channel kedua merekam percakapan antar pilot, channel ketiga merekam komunikasi dari kokpit ke kabin, sementara channel keempat merekam seluruh suara yang terjadi di dalam kokpit.

“Semua pembicaraan pilot dan suara apa pun di dalam kokpit terekam dan akan menjadi bahan penting dalam investigasi,” ujar Soerjanto.

Sementara itu, Flight Data Recorder (FDR) menyimpan sekitar 88 parameter data penerbangan, termasuk ketinggian, kecepatan, serta berbagai data teknis lainnya. Data tersebut akan membantu KNKT mengetahui secara detail kondisi pesawat sebelum kecelakaan terjadi.

Soerjanto juga menjelaskan bahwa istilah black box tidak merujuk pada warna perangkat tersebut. Faktanya, black box berwarna oranye terang agar mudah ditemukan di lokasi kecelakaan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama investigasi KNKT bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk mengambil pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Hasil investigasi nantinya akan berupa laporan lengkap dan rekomendasi keselamatan penerbangan.
Jika diperlukan, KNKT dapat mengeluarkan rekomendasi keselamatan lebih awal tanpa menunggu laporan akhir investigasi.

Dengan ditemukannya kedua black box di lokasi yang ekstrem, KNKT optimistis penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 dapat segera terungkap secara objektif dan menyeluruh. (bank)